RSS

Kunci Iman dan Takwa ( Agar Mereka Menjadi Anak Yang Cerdas )

15 Jul

Agar Mereka Menjadi Anak Yang Cerdas & Pintar

https://i2.wp.com/mutiarahikmah.com/wp-content/uploads/2013/07/takwa-taqwa-mutiara-hikmah-abu-yasir-azizah-ummu-yasir1.jpg

 ………………………

Dan berikut ini adalah beberapa nasehat umum yang telah disampaikan oleh para ulama umat untuk para guru dan pendidik yang kami sampaikan kembali di hadapan para pembaca sekalian. Semoga kita termasuk golongan yang dapat menerima nasehat yang mengajak kepada kebaikan.

………………………

 Nasehat Ketiga :

Seorang pendidik hendaklah senantiasa memupuk rasa Taqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan senantiasa merasa bahwa segala perbuatannya dalam pengawasan Alloh `Azza Wa Jalla, kapanpun dan dimanapun juga.

Dan nasehat Taqwa ini adalah nasehat yang sangat mulia. Nasehat yang senantiasa diulang-ulang oleh Alloh `Azza Wa Jalla, oleh RasulNya, dan oleh kaum Muslimin hingga akhir zaman nanti.

Taqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala adalah wasiat-Nya para nabi sebelum baik sebelum maupun setelah diutusnya Muhammad salallahu ‘alaihi wa salam. Allah  subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ

“dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.(QS. Al-Nisa’: 131)

Dan Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wa salam, selalu berwasiat kepada para shahabatnya agar mereka selalu bertaqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, disebutkan di dalam hadits riwayat Irbadh bin Sariyah bahwa Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ

 “Aku berwasiat kepada kalian agar bertaqwa kepada Allah dan mendengar serta taat”.[1]

Dan Taqwa itu sendiri adalah sebuah kalimat yang terkandung didalamnya  makna yang begitu dalam dan luas, tidak sekedar hanya menjalankan perintah Alloh `Azza Wa Jalla serta menjauhi segala laranganNya saja. Namun Taqwa yang kami maksud disini adalah sebagaimana yang pernah dipaparkan oleh Thalaq bin Hubaib,

التقوى أن تعمل بطاعة الله على نور من الله ترجو ثواب الله وأن تترك معصية الله على نور من الله تخاف عقاب الله

“Taqwa kepada Allah adalah engkau beramal dengan suatu amalan ketaatan dengan cahaya dari Allah, mengharap pahala dari Allah, dan meninggalkan bermaksiat kepada Allah di atas cahaya dari Allah dan takut akan siksa Allah”.

Jika seorang pengajar mengiginkan untuk menciptakan anak didik yang senantiasa bertaqwa kepada Rabbnya, maka seorang pendidik dituntut untuk menjadi orang yang pertama kali untuk menerapkan dan mengamalkan kalimat taqwa tersebut.

Jika seorang pengajar menginginkan agar murid yang diasuhnya menjadi anak yang cerdas, pandai, serta memiliki ilmu yang bermanfaat, maka tanamkanlah kalimat Taqwa di dalam hati setiap anak didiknya. Karena Alloh `Azza Wa Jalla telah menerangkan dalam kitabNya :

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (QS. Al-Baqarah : 282)

 

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 15, 2013 in agama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: